Selamat Datang di Kantor Pelayanan Jasa Publik

Studi Kelayakan PDF Print E-mail
Friday, 29 April 2011 10:51
Article Index
Studi Kelayakan
Pihak yang Berkepentingan
Aspek-aspek dalam Studi Kelayakan
Aspek Teknis
Aspek Lingkungan Bisnis
Aspek Pasar dan Pemasaran
Aspek Manajemen
Aspek Legal
Aspek Finansial
All Pages

 

Pengertian

Studi kelayakan bisnis adalah kajian tentang berhasil tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan menguntungkan secara terus menerus.

 


 

 

Pihak yang Berkepentingan

- Pelaku bisnis dan investor

Berorientasi profit dan menambah kekayaan pemilik modal

- Kreditur

Adanya keamanan dari dana yang disalurkan

- Pemerintah

Perluasa kesempatan kerja, penghematan devisa, pendapatan masyarakat

- Masyarakat

Akibat positif bagi kehidupan masyarakat

 


 

 

Aspek-aspek dalam Studi Kelayakan

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan studi kelayakan adalah:

1. Aspek Pasar

2. Aspek Teknis

3. Aspek Lingkungan Bisnis

4. Aspek Manajemen

5. Aspek Legal

6. Aspek Keuangan


 


 

Yang berkaitan dengan aspek teknis adalah:

1. Aspek teknis utama

a. Lokasi

b. Materi

c. Transport

d. Listrik

e. Mesin/peralatan

f. Skala produksi

2. Aspek teknis pendukung

a. Lingkungan lokasi

b. Kemungkinan pengembangan

c. Lingkungan masyarakat

d. Dampak teknologi

 


 

Aspek Lingkungan Bisnis

Dalam lingkungan bisnis terdapat lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

 

a. Lingkungan Internal

Pada lingkungan internal terdapat:

1. Sumber daya;

a. Tangible: sumber daya keuangan dan sumber daya fisik dan organisasi

b. Intangible: teknologi, inovasi dan reputasi

c. Sumber daya manusia

2. Kapabilitas;

a. Pendekatan fungsional: keuangan & akuntansi, pemasaran, penjualan & distribusi, SDM, operasi dll

b. Pendekatan value chain;

i. Aktivitas utama berkaitan dengan penciptaan fisik produk, penjualan, pengiriman dan pelayanan purna jual

3. Kompetensi inti

 

b. Lingkungan Eksternal

Pada lingkungan eksternal terdapat:

1. Pendatang Baru

2. Pembeli

3. Pemasok

4. Pesaing

5. Produk Pengganti

6. Kebijakan

7. Sosial budaya

 


 

Aspek Pasar dan Pemasaran

Dalam aspek ini beberapa hal yang diperhatikan adalah:

- Pasar dan jenis (pasar konsumen, industri, reseller)

- Analisis penawaran dan permintaan produk

- Tren perkembangan permintaan produk

 

Dalam pemasaran dikenal segmenting, targeting dan positioning:

 

Segmentasi

Penerapan segmentasi mempunyai syarat measurability, accessability, substantiability dan dibagi berdasarkan:

- Geografis

- Demografis

- Sosiologis

- Psikografis

 

Targeting

Ukuran dan pertumbuhan segmen, kemenarikan struktur segmen (profitable), dan sasaran dan sumber daya yang dimiliki

Alternarif pasar sasaran:

- undiffirentiated marketing (produk tunggal)

- defferentiated marketing (produk berbeda untuk pasar berbeda)

- concentrated marketing (pembeli tertentu)

 

Positioning

Melakukan identifikasi keunggulan kompetitif yaitu diferensiasi produk, diferensiasi jasa, diferensiasi personil, diferensiasi citra.

 


 

Aspek Manajemen

Jenis Pekerjaan terdiri dari:

- identifikasi pekerjaan

- ringkasan pekerjaan

 

Struktur organisasi dengan perincian:

- pembagian kerja

- hubungan manajer dengan bawahan

- pengelompokan bagian kerja

- tingkatan manajer

 


 

Aspek Legal

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam aspek legal ini adalah:

1. Pelaku bisnis

2. Bisnis yang dijalankan

3. Lokasi dan waktu pelaksanaan

4. Perijinan usaha dan ijin lainnya

5. Dukungan pemerintah dan masyarakat setempat

 


 

Aspek Finansial

Aspek finansial berkaitan dengan keuangan antara lain:

1. Modal;

a. Biaya investasi

b. Modal kerja

2. Sumber pendanaan

a. Ekuitas

b. Hutang

3. Skema pembayaran pendanaan;

a. Pemenuhan langsung

b. Pemenuhan bertahap

4. Penjualan

5. Biaya-biaya

6. Proyeksi;

a. Proyeksi neraca

b. Proyeksi cash flow

7. Kriteria investasi;

a. IRR

b. NPV

c. Payback period

8. Analisa sensitivitas

 

 

 

Last Updated on Tuesday, 10 May 2011 15:23
 

Information Highlight

Studi Kelayakan

  Pengertian Studi kelayakan bisnis adalah kajian tentang berhasil tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan menguntungkan secara terus menerus.       Pihak yang Berkepentingan - Pelaku bisnis dan investor ... Read more

Penilaian Aset Tak berwujud

    Pengertian Berdasarkan SPI 2007, aset tak berwujud adalah aset yang mewujudkan dirinya melalui properti-properti ekonomis dimana aset ini tidak mempunyai substansi fisik. Jenis-Jenis Aset Tak Berwujud Aset tak berw... Read more

Penilaian Saham

    Pengertian Bisnis Berdasarkan SPI 2007, badan usaha adalah entitas komersial, industri, jasa atau investasi yang menjalanka kegiatan ekonomi. Badan usaha biasanya bersifat mencari keuntungan ya... Read more

Penilaian Aset

      Pengertian Real Properti Menurut SPI 2007, pengertian real properti adalah hak perseorangan atau badan untuk memiliki, dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, ... Read more

Copyright 2010 KJPP Tri, Santi & Rekan